birokrasi

Birokrasi – Pengertian, Jenis dan Contohnya

Definisi Birokrasi

Dalam KBBI, Birokrasi secara harfiah diartikan sebagai sistem pemerintahan yang dijalankan oleh aparatur pemerintah karena telah menganut suatu jenjang dan jenjang jabatan.

Sedangkan di Wikipedia, Birokrasi berasal dari kata “Birokrasi” yang artinya sebagai organisasi yang memiliki rantai komando berupa piramida, dimana lebih banyak orang yang berada di level bawah daripada level atas, yang biasanya terdapat di instansi yang bersifat sipil atau militer.

Pengertian birokrasi menurut para ahli dikemukakan oleh Michael G. Roskin, et.al. Menurutnya, definisi birokrasi adalah organisasi besar yang terdiri dari pejabat yang ditunjuk yang fungsi utamanya melaksanakan atau melaksanakan kebijakan yang telah diputuskan atau diambil oleh pengambil keputusan.

Dengan kata lain, birokrasi adalah suatu struktur yang terorganisir atau sistem rasional yang dirancang sedemikian rupa sehingga memungkinkan kebijakan publik yang efektif dan efisien. Birokrasi dijalankan dengan beberapa prosedur atau aturan yang tetap. Sedangkan perintah berupa hirarki kewenangan yang berjalan atau mengalir dari atas ke bawah.

Birokrasi juga dikenal sebagai badan yang menyelenggarakan penyelenggaraan pelayanan publik (Pegawai Negeri Sipil). Birokrasi terdiri dari individu-individu yang diangkat oleh eksekutif dan posisinya selalu datang dan pergi. Artinya, oknum-oknum tersebut duduk di dalam birokrasi karena dijaga sesuai dengan prestasi kerjanya dan terkadang dikeluarkan karena kinerjanya yang buruk.

birokrasi
mohamed_hassan / Pixabay

Baca juga : Tujuan Poster

Karakteristik Birokrasi

Max Weber mengemukakan ciri ideal birokrasi, yaitu sebagai berikut:

  • Tunduk pada logika (Rasional)
  • Terpusat (Otoritas)
  • Pekerjaan yang ketat pada aturan (Aturan)
  • Tugas yang bersifat khusus (Spesialisasi)
  • Disiplin (Disiplin)
  • Terstruktur (Sistematis)
  • Sembarangan (impersonal)
  • Kaku dan sederhana (Zakeliik)
  • Diorganisir secara formal (Formal)
  • Diatur dari atas ke bawah (Heirarchi)
  • Taat dan patuh (Obedience)

Max Weber selain itu menjelaskan juga  bahwa ciri-ciri birokrasi adalah sebagai berikut:

  • Posisi administratif yang diatur atau diatur secara hierarkis.
  • Setiap posisi memiliki bidang kompetensinya masing-masing.
  • Para pejabat tidak punya kantor sendiri
  • Pejabat sebagai subyek kontrol dan disiplin
  • Promosi didasarkan pada pertimbangan kemampuan yang melebihi rata-rata.
  • Pegawai negeri ditentukan, bukan dipilih sesuai dengan kualitas teknik yang ditunjukkan oleh ijazah atau ujian.
  • Pegawai negeri menerima gaji tetap sesuai dengan pangkat atau jabatannya.
  • Pekerjaan adalah karir terbatas, atau pada intinya, pekerjaan sebagai pegawai negeri.

Baca Juga : Manajemen Aset Pemerintahan

Jenis Birokrasi Negara

Tifus ideal Amerika Serikat menyatakan bahwa dapat dilihat jenis-jenis birokrasi negara yang dapat digunakan untuk memisahkan jenis-jenis birokrasi. Dengan mengetahui tifus yang ideal bisa dibandingkan dengan birokrasi di Indonesia. Di Amerika Serikat terdapat empat jenis birokrasi, yaitu sebagai berikut:

  • Departemen – Departemen dalam Kabinet (Departemen Kabinet)

Dalam birokrasi terdiri dari beberapa lembaga birokrasi yang terbagi berdasarkan tugasnya. Seperti departemen pertahanan, departemen pendidikan, departemen kesehatan dan juga departemen lain yang mempunyai tugas melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh eksekutif dan yudikatif.

  • Federal Corporation

Birokrasi jenis ini merupakan birokrasi yang menyatukan lembaga pemerintah dan lembaga bisnis. BUMN (Badan Usaha Milik Negara) merupakan contoh di Indonesia . Garuda Indonesia Airways (GIA). Perusahaan Biro Kereta Api (PJKA). Bank Mandiri dan Perusahaan Listrik Negara (PLN)

  • Badan Pengatur Independen

Agen regulator independen adalah birokrasi yang diciptakan untuk keperluan penyelenggaraan regulasi ekonomi dunia usaha. Beberapa birokrasi yang dapat dicontohkan seperti ini di Indonesia yakni  KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha), BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) ,KPI (Komisi Penyiaran Indonesia), KPU (Komisi Pemilihan Umum), dan lain sebagainya.

  • Agen Federal

Agen federal adalah ekspresi lain dari tangan kanan kepresidenan. Badan ini dibentuk atas dasar pilihan presiden yang sedang berkuasa saat itu. Contohnya adalah NASA dan FBI (Federal Bereau Investigation). Sedangkan di Indonesia misalnya seperti LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) dan BATAN (Badan Tenaga Atom Nasional).

 

Peran Birokrasi dalam Pemerintahan Modern

Michael G. Roskin, dkk. al menyatakan bahwa birokrasi memiliki peran penting dalam pemerintahan modern. Peran birokrasi dalam pemerintahan modern antara lain sebagai berikut:

  • Pengaturan (Regulasi)

Peran regulasi dari birokrasi adalah yang dibuat untuk memberikan kesejahteraan masyarakat.

  • Layanan

Birokrasi bertujuan untuk melayani masyarakat atau kelompok tertentu. Misalnya di Indonesia ada Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG).

  • Administrasi

Peran administrasi pemerintahan modern meliputi kegiatan administrasi, pengaturan, pelayanan, perizinan dan pengumpulan informasi

  • Pengumpulan Informasi

Birokrasi digunakan sebagai ujung tombak jalannya kebijakan suatu negara untuk menyiapkan data terkait kebijakan atas beberapa pelanggaran atau kebutuhan dalam menentukan kebijakan baru berdasarkan situasi faktual.

Menurut Andrew Heywood, peran birokrasi antara lain:

  • Artikulasi minat
  • Stabilitas politik
  • Melaksanakan administrasi
  • Saran Kebijakan